Action Queue
Outlet Warning + Need Action sesuai scope aktif.
Menyiapkan execution brief berdasarkan status KPI, jadwal PJP, territory, SPV, dan Sales Force.
Outlet PJP pada scope aktif
Territory diprioritaskan berdasarkan outlet Warning + Need Action.
Menunjukkan masalah yang paling banyak memengaruhi outlet pada scope PJP aktif.
Work queue berurutan dari kondisi paling kritis menuju action berikutnya.
SPV dengan outlet issue terbanyak pada scope aktif.
Pilih territory untuk menemukan SPV → SF → outlet.
Ringkasan performance berdasarkan hierarchy RESUME.
Riwayat hasil visit outlet yang tersimpan di backend.
Unduh data operasional sesuai kebutuhan eksekusi.
Outlet Warning + Need Action sesuai scope aktif.
PJP outlet dengan ST SP MTD = 0 dan Stock SP = 0.
PJP outlet dengan ST VF MTD = 0 dan Stock VF = 0.
Riwayat feedback visit beserta follow-up dan lokasi outlet.
List operasional, bukan spreadsheet. Setiap card menunjukkan PIC, fokus kunjungan, lokasi, dan feedback visit.
Filter disimpan sebagai context, bukan memenuhi layar utama.
Frontend V2.5 sekarang membaca dataset live dari Backend API. Login menentukan role dan territory scope yang boleh dilihat.
Untuk deployment satu domain, API Base biasanya /api/v1 melalui Nginx reverse proxy.
Gunakan password baru minimal 12 karakter. Setelah berhasil, Anda harus login kembali.
Outlet